Kamis, 22 Agustus 2013

we are strong ♡

Memang terkadang kita merasa tidak bersyukur atas apa yang sudah di berikan, entah itu kesempatan bersama ataupun dalam hal lainnya. Namun memang sejujurnya wajar saja ketika kita merindukan saat2 dimana kita selalu beradu canda tawa suka duka di tempat itu dan nyatanya itu blm bisa kita lakukan lagi karena banyak hal yang memang tidak mendukung. Namun aku tau, aku dan kamu akan selalu kuat untuk menghadapi ini. Bersama.. berdua.. kita pasti bisa. Kita harus bersabar dan tetap bersyukur sembari kita berdoa untuk hubungan ini agar bisa seperti dulu lagi.       
Kamu sudah sangat paham bahwa rasaku ini sangat besar padamu. Jadi jangan pernah takut untuk menghadapi rintangan ini. Aku yakin ini hanya sementara.
Aku menyayangimu,mencintaimu sangat dalam ♡

Senin, 12 Agustus 2013

Tuhan.. Keinginanku cukup besar untuk menjadi wanita tegar. Tetapi apalah arti sebuah keinginan tanpa kekuatan. Aku selalu merasa tidak sanggup tetapi aku ingin menyanggupinya. Mohon berikan aku kekuatan yg lebih utk kali ini. Yah maklum mungkin ini utk yang pertama kalinya aku merasa sangat kesulitan skali. Sejenis kehilangan semangat, rasanya setiap hal yang aku lakukan membuatku bosan. Manusia bisa saja berencana tetapi apa yg terjadi 1 menit kedepan itu hak yang kuasa. Nafas, harta, bahkan dia adalah titipan dan merupakan anugrah utkku. Sehingga sbagaimana seharusnya aku ingin membuatnya bahagia bahkan dalam kondisi yang seterpuruk ini. Aku ingin menjadi orang yang menemaninya saat suka ataupun duka.
Ketahuilah aku sangat merindukanmu, selalu mendoakanmu dan memanggil namamu sebelum aku tertidur dan ketika aku merindukanmu aku selalu menciummu meski sebatas hanya mencium fotomu. Tidak ada seorangpun yang mampu menggantikanmu disini. Sampai2 ketika aku merindukanmu aku merasa tidak ada satu halpun yg bisa aku lakukan.
Jika aku boleh jujur.. Sungguh ini sangat berat bagiku. Menjalani dan menjalani, tetapi aku tau ini jauh lebih sulit untukmu. Sabar dan bersabar.. Iya hanya itu yang saat ini bisa kita lakukan. Sungguh berat cobaan kali ini. Tetapi bagaimanapun kita harus tetap berdiri kuat di sini dan melewati smuanya berdua meski kita tidak sedang berdua. Setidaknya cinta itu sudah cukup membuat aku merasakan jika kamu ada dan selalu di sampingku. Terkadang aku sedih dan meneteskan air mata tanpa kusadari. Mungkin memang wajar dan sangat wajar bahkan Ketika kita harus bisa mempelajari bagaimana menjadi seseorang yg sabar dan dewasa
Bagaimana aku berusaha menutupi bahwa aku di sini sebenarnya tidak baik2 saja sedangkan aku sangat sulit untuk berpura2. Cukup sesak dada ini ketika aku sangat merindukanmu dan waktu tidak berpihak kepada kita. Namun aku tau kamu sedang melewati masa2 sulitmu dan aku harus memberikanmu semangat agar tidak ada kata putus asa. Semoga kita menjadi manusia yg lebih kuat setelah ini dan kita bisa melewati semuanya.

Senin, 05 Agustus 2013

Kamu harus menyadari bahwa kamu bukanlah orang yang bisa mengatur kehidupan sedemikian rupa. Ketika suatu hal tidak berkenan, hal yang paling sulit adalah menerima. Apalagi terkait dengan waktu, menyesuaikan waktu memang hal paling sulit. Terkadang ketika merasa sendiri saya selalu berfikir jika orang2 di sekitar saya terlalu sibuk dengan dirinya masing2. Entah karena saya yg tidak ada kegiatan karena sebenarnya ingin menghabiskan waktu bersama mereka atau memang mereka yang tidak memiliki waktu utk di habiskan dengan saya? Mungkin memang sulit untuk menjelaskan kepada mereka seperti apa kita berusaha meluangkan waktu di saat kita memang benar2 membutuhkan mereka. Tetapi pada kenyataannya merekapun tidak memiliki waktu utk bersama saya. Memang sulit untuk menjelaskan apa yang kita rasakan . Satu2nya jalan adalah menjalani semua hal itu sendiri, ketika merasa tidak ada satupun yang bisa dilakukan, dan harus tetap berjalan sendiri.
" We're born alone, live alone, and die alone "

Tiga minggu terakhir

Hampir genap 24 bulan aku menjalani ini. Hari-hari yang penuh warna. Mulai dari kebahagiaan hingga kesedihan. Dan hampir genap 3 minggu terakhir aku menjalani keadaan yang benar2 tidak stabil. Entah mengapa, apa karena kami akan menapaki hari bahagia kami 23 hari lagi atau memang ada yang salah antara aku dan dia. Aku cukup lelah untuk berselisih, terlebih lagi aku harus belajar mengendalikan emosiku yang menurutku itu adalah hal yang paling sulit aku lakukan. Setiap hal yang aku rasa tidak baik seketika saja membuat darahku naik. Saat itu jg aku meminta dia untuk dewasa. Tetapi "Kulit memang bisa imitasi tetapi tidak dengan dagingnya, sikap memang bisa berubah tetapi tidak dengan kepribadiannya". Itulah hal yang selalu aku ingat ketika aku menginginkan kedewasan darinya. Dewasa itu mungkin bukan dia, tetapi hanya kedewasaan yang bisa buatku bertahan dengannya.   

Rabu, 22 Mei 2013

Bagaimana caranya untuk bertahan dalam kesendirian tanpa mengganggu orang lain?
Sungguh aku sangat membenci diriku ketika aku merasa bergantung pada orang lain
Aku sangat bodoh!
Aku merasa membutuhkannya, tetapi aku tak ingin.
Aku merasa sendiri lebih baik, tetapi aku tak mampu.
Aku ingin mencoba semua itu, tetapi aku takut.
Aku takut berjalan sendiri tanpa cahaya yang biasanya menerangiku..
Aku ataukah Dirimu?
Entahlah, aku terkadang merasa tidak berguna menjalani semua ini ketika kondisi seperti ini menghampiriku. Aku mengira kita sudah cukup dewasa untuk saling mengerti perasaan masing-masing, tapi ternyata tidak sama sekali. Aku merasa tidak ada gunanya ketika aku membaca kalimat itu. Sungguh aku tidak bisa menyembunyikan rasa kecewaku. Aku seperti burung yang memiliki sayap namun aku tidak pernah bisa terbang bebas karena aku berada di dalam sangkarku. Tapi aku tetap berkicau untuk menghibur orang disekitakarku. Tetapi mengapa keadaan ini semakin parah, keadaan yang seharusnya tidak seperti ini. Ketika aku hanya ingin bertemu denganmu dan ternyata kau menilaiku sangat buruk. Aku tidak pernah mengerti  atas dasar apa semua ini terjadi. Seribu kalimat tidak akan pernah bisa membuatmu mengerti atas penjelasan yang kuberikan. Rasa kecewaku terlalu dalam, bahkan dalam kesalahanpun aku masih harus menerima raut wajahmu yang benar-benar tidak bisa membuatku lebih tenang, aku semakin risau dan semakin ingin untuk meyakinkan perasaanku. Aku sedang merenungkan seperti apa aku seharusnya sekarang? Pergi? atau Bertahan? Tetapi aku tidak mampu menghadapi sikap seperti itu untuk yang kesekian kalinya. Mengingat kembali setiap sikap dinginmu, bahkan waktu itu kau pergi begitu saja saat aku sebenarnya membutuhkanmu. Saat aku meneteskan air mata, apakah kamu tidak bisa membaca seberapa jatuhnya aku? Sakit.. Iya rasanya dadaku benar-benar tertusuk sangat dalam, hanya rasa seperti itu yang bisa membuatku menangis.Aku mohon untuk kamu menyadari bahwa aku sangat sensitif dengan sedikit apapun sikapmu berubah. Sebentar lagi 2 tahun sudah kita menghabiskan hampir 12 jam setiap harinya untuk bersama. Apakah itu akan terbuang sia-sia atau akan menjadi sesuatu hal yang sangat bermakna dalam hidup kita? Dan jawabannya ada pada diri kita masing-masing.